Sabtu (18/5) 2024, kolaborasi dosen Akuakultur, Agribisnis, dan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP sukses menyelenggarakan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM). Acara tersebut bertemakan “Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan PD NA Banyumas tentang Pengolahan Hasil Budidaya melalui Diversifikasi Olahan Ikan Lele.”
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat atau kelompok, khususnya anggota PD NA Banyumas, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil budidaya ikan lele. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengurangi angka stunting di masyarakat Banyumas melalui penyediaan produk ikan lele yang bernutrisi tinggi.
Gambar 2. Proses Pelatihan DIversifikasi OLahan Ikan
Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali dengan berbagai teknik pengolahan ikan lele menjadi produk-produk olahan yang bernilai tambah, seperti abon, nugget dan bakso ikan lele. Diharapkan, dengan adanya diversifikasi olahan ini, masyarakat dapat lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan hasil budidaya ikan lele, sekaligus meningkatkan ekonomi lokal.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN). GEMARIKAN merupakan gerakan yang mengarah pada perubahan perilaku masyarakat terhadap pola makan yang lebih variatif dan seimbang, dengan mengonsumsi lebih banyak ikan sebagai sumber protein yang sehat dan bergizi.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-27-at-09.27.58-scaled.jpeg14402560akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2024-05-31 07:29:552024-05-31 07:32:00Ipteks bagi Masyarakat (IbM) : Kolaborasi Dosen Akuakultur, Agribisinis dan Agroteknologi FPP UMP Sukses Menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan dan Keterampilan PD NA Banyumas Pengolahan Hasil Budidaya Ikan
Purwokerto- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuakultur UMP menyelenggarakan lomba tingkat nasional Aquaevent dengan tema “Peningkatan Produktivitas Perikanan yang Ramah Lingkungan untuk Kemandirian Pangan”. Kegiatan ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan dan mengasah kreativitas siswa dalam bidang perikanan, menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan dalam upaya peningkatan produktivitas perikanan, menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap kemandirian pada era digital, menambah pengetahuan kepada siswa tentang kemajuan teknologi dibidang perikanan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap perikanan.
Panitia Aquaevent saat penjurian
Demi mencapai tujuan tersebut, Aquaevent menyelenggarakan 3 kategori yang dilombakan yaitu fotografi, videografi dan essay yang ditujukan untuk siswa-siswi SMA/SMK/MA seluruh Indonesia. Dengan perlombaan tersebut, diharapkan para siswa tersebut dapat memperoleh pengetahuan dan kreativitas hingga menumbuhkan rasa kepedulian terhadap dunia perikanan di Indonesia.
Aquaevent dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 17-18 Januari 2024 yang terdiri dari hari penjurian dan penyelenggaraan webminar sekaligus pengumuman pemenang. Perlombaan ini selain memperkenalkan program studi Akuakultur UMP juga menjadi wadah bagi siswa-siswa SMA/SMK/MA untuk mengembangkan bakat, berpikir kritis, bertukar pemikiran dan pandangan mengenai perkembangan produktivitas perikanan yang ramah lingkungan di Indonesia. Lomba nasional ini diadakan secara online dengan pengumpulan karya orisinil siswa, kemudian dilakukan seleksi, bagi karya yang lolos tahap seleksi dilanjutkan presentasi dari karya yang dikirimkan dan tahap terkahir yaitu pengumuman hasil perlombaan.
Wakil Dekan II Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP dan Ketua Program Studi Akuakultur
Ketua Program Studi Akuakultur Muhammad Azharul Rijal, S.Pi., M.Si. mengatakan “Aquaevent bisa menjadi ajang bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas khususnya di bidang perikanan. Kami juga berharap aquaevent ini menjadi wadah untuk memperkenalkan Akuakultur bagi siswa“. Harapan untuk Aquaevent berikutnya lebih banyak lagi siswa-siswi yang ikut dalam kepesertaan event ini, serta minat dan bakat siswa dapat tersalurkan dengan baik.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/press-release-aquaevent.png10801080akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2024-02-16 04:58:332024-02-16 04:59:53HMPS AKUAKULTUR UMP BERHASIL MENYELENGGARAKAN AQUAEVENT 2.0 TINGKAT NASIONAL
Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto yaitu Shindid Nabil Arif dan Defi Sefianingsih menjadi volunteer The Blue Green Action Part 2. Program tersebut merupakan aksi menanam pohon di sepanjang Pantai Pangandaran yang diinisasi oleh LSM Pandu Laut yang diketuai oleh Ibu Susi Pujiastuti.
Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto menjadi volunteer The Blue Green Action Part 2
Acara yang terselenggara pada tanggal 5 Maret 2023 tersebut menanam 608 bibit pohon butun yang akan mencegah abrasi di daerah pantai. Selain itu, juga melakukan aksi bersih-bersih pantai (beach clean up) yang berhasil mengumpulkan total sebanyak 469 Kg sampah anorganik. Aksi pada 5 Maret tersebut menambah luasan hijau pinggir pantai Pangandaran yang digawangi oleh Pandu Laut sebanyak2753 total bibit pohon butun
Kegiatan Menanam Pohon Tubun untuk Mencegah Abrasi
Kegiatan The Blue Green Action Part 2 diikuti oleh 175 total peserta dari beragam daerah seperti Bogor, Bekasi, Bandung, Lampung, Palembang, dan juga Bali. Semoga dengan aksi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran pohon bagi pantai dan laut kita untuk mencegah dampak perubahan iklim.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/12d85652-6e44-471b-b5cb-88c40d8b7bf1.jpeg9571280akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 13:05:472025-03-05 05:25:32Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto Menjadi Volunteer The Blue Green Action Part 2
Selama ini masalah utama dalam budidaya adalah adanya infeksi penyakit serta menurunnya kualitas air budidaya. Akibatnya pembudidaya merugi dan hal ini bisa menurunkan semangat dalam melakukan budidaya. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian menggunakan sistim bioflok dan penambahan suplemen dilakukan dan kemudian hasil riset dilanjutkan dengan kegiatan Pengabdian (IbM).
Sistim bioflok untuk budidaya ikan sudah cukup lama dikenal, namun belum semua pembudidaya mempraktekkannya. Untuk menyebarluaskan sistem atau teknologi bioflok dalam budidaya ikan maka riset terus dilakukan. Hasil riset selanjutnya digunakan untuk pengabdian sebagai kegiatan hilirisasi hasil riset baik di sekolah (IbS) maupun di masyarakat (IbM). Kegiatan IbS telah dilakukan di Madrasah Aliyah (MA) Miftahussalam Banyumas sebagai kegiatas ekstrakurikuler. Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang antusias dari Kepala MA Miftahusalam, yaitu Bapak Drs. Nur Abdullah dan pengasuh kegiatan lapangan Ibu Dini S.Pi. Kegiatan IbS diawali dengan sosialisasi kepada siswa, dilanjutkan dengan praktek pembuatan kolam bundar dan pemeliharaan ikan.
Kiri: Sosialisasi kegiatan IbS budidaya ikan sistim bioflok oleh dosen Akuakultur UMP dan Kanan: Sosialisasi kegiatan IbS budidaya ikan sistim bioflok oleh praktisi Unit Pengelola Teknis Budidaya (UPTD) Kutasari Purbalingga
Pada kegiatan praktek, siswa-siswi kelas 11 membuat kolam bundar secara bersama-sama yang didampingi oleh dosen Akuakultur UMP yaitu Sdr. M. Ahzarul Rijal S.Pi., M.Si dan Purnomo S.Pi., M.Si dari UPTD Purbalingga. Sekam disebar pada lantai secara merata dengan menyesuaikan ukuran diameter kolam
Para siswa antusias mempersiapkan sekam untuk dasar kolam bioflok
Setelah sekam selesai disebar pada lantai, kemudian kerangka kolam bulat dibawa untuk ditempatkan diatas sekam (Gambar 4). Setelah terpasang diatas sekam, terpal dirapikan supaya tidak longgar atau terlalu ketat supaya kuat dalam menampung volume air. Pemasangan terpal yang tepat menunjukkan terpal tepat bersandar secara kuat pada masing-masing kawat kerangka. Setelah kolam bulat terpasang dengan baik diatas sekam, kemudian pralon penyaring dan pembuangan air dipasang. Selanjutnya ditambahkan perlengkapan untuk sandaran plastik aerasi dan lainya, kemudian dicoba dengan pengisian air untuk mengetahui adanya kebocoran atau tidak. Kolam bulat yang sudah siap beserta kelengkapanya siap digunakan yang diawali dengan pengisian air.
Kiri: Siswa mengangkat kerangka kolam yang sudah ada terpalnya; Kanan: Pemasangan pralon untuk penyaringan dan pembuangan dasar kolam
Pengisian air pada kolam bioflok berbarengan dengan persiapan untuk media bioflok seperti probiotik EM4, molase dan aerasi yang sudah siap. Setelah preparasi selesai, aerasi dihidupkan secara maksimal, kemudian dibiarkan 7-10 hari sambil diamati pembentukan floknya. Setelah terbentuk flok dan warna air menunjukkan pembentukan media flok yang optimal, selanjutnya dilakukan penebaran benih ikan.
Kiri: Siswa sedang mengisi air kolam bioflok; Kanan: Preparasi untuk media air bioflok oleh siswa dengan bimbingan dosen UMP M. Azharul Rijal, S.Pi., M.Si
Hasil pengamatan menunjukkan, pada hari ke-9 flok sudah terbentuk namun belum optimal. Oleh karena itu penebaran benih gurami tidak dilakukan pada hari ke-9 namun diundur. Setelah media air bioflok optimal baru kemudian dilakukan penebaran benih dengan ukuran 6-8 cm dan diberi pakan pellet ukuran LP1. Selama pemeliharaan benih gurami, siswa memberi pakan 2x dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Siswa juga mengukur pertumbuhan ikan dengan cara menimbang berat dan mengukur pertambahan panjang serta mengamati tingkah laku, respon terhadap pakan dan gerakannya. Hilirisasi IbS ini didanai oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto melalui LPPM.
Penebaran benih gurami pada kolam bioflok
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture8-1.png239530akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 12:09:472025-03-05 06:39:42HILIRISASI BUDIDAYA SISTIM BIOFLOK DI MADRASAH ALIYAH MIFTAHUSSALAM BANYUMAS OLEH DOSEN PROGRAM STUDI AKUAKULTUR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
Pengabdian masyarakat yang diketuai oleh dosen Akuakultur, Dewi Susylowati, S.Pi., M.Si dan beranggotakan dosen Agroteknologi, Dr. Oetami Hajoedwiningtijas; dosen Agribisnis Pujiati Utami, S.P., M.P,, Dr. Pujiharto, S.P., M.P, Siti Zulaehah, S.Si., M.Eng dari Fakultas Teknik, dan Retno Sulistyowati, S.Pd, STr.Ak, M.Kes bekerja sama dengan PD NA Banyumas. Kegiatan diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan rutin triwulan PD NA Banyumas yang dihadiri oleh Pengurus-Pengurus Cabang NA dan Ranting Se-Banyumas. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Akuakultur, Defi Sefianingsih yaitu sebagai upaya untuk melatih kepekaan sosial dan lebih terlibat ke dalam kegiatan-kegiatan community engagement.
Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini disambut dengan baik oleh pengurus PD NA Banyumas. Penyiapan generasi unggul untuk pembangunan manusia Indonesia berawal dari keluarga muda. Disinilah peran Nasyiatul ‘Aisyiyah yang memang ladang garap dakwahnya adalah para muslimah muda yaitu mengedukasi peer group dengan edible landcaping sehingga dapat melakukan tindakan preventif permasalahan gizi di Indonesia. Antusiasme peserta yang berjumlah lebih dari 70 orang terlihat dari keaktifan berdiskusi dan tanya jawab dengan pemateri dari dosen-dosen UMP.
Edible landscaping merupakan perencanaan lanskap dengan memingkatkan nilai keindahan (estetik) sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta fungsi ekologi, sosial dan ekonomi lainnya. Edible landscaping memanfaatkan lahan yang terbatas secara efektif dan efisien. Kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan perumahan sangat berhubungan dengan status gizi baik itu dari sumber nabati maupun hewani utamanya ikan.
Sebagai upaya agar apa yang telah disosialisasikan tidak hanya sekedar menambah informasi dan pengetahuan serta tidak berhenti dalam kegiatan diskusi, tim Pengabdian Masyarakat melakukan tindak lanjut kegiatan dengan melombakan setiap Pengurus Cabang membuat edible landscaping dari bibit yang telah dibagikan untuk setiap yang hadir sosialisasi. Tiga terbaik dari hasil perlombaan akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dan menjadi pilot project pengembangan edible landscaping yang dapat membantu ekonomi keluarga dengan program-program selanjutnya seperti pengolahan hasil dan pemasaran produk skla rumah tangga.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/247784d1-581b-4d8a-83d2-aa6df634920e.jpeg7201600akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 05:15:052025-03-05 06:04:39Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Edible Landscaping untuk Kemandirian Ketahanan Pangan Bagi Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas Hasil Kolaborasi Dosen Prodi Akuakultur dengan Dosen UMP Lainnya.
Pada hari Sabtu, 11 Februari 2023, Prodi Akuakultur UMP telah melaksanakan kegiatan Ilmu Pengetahuan bagi Masyarakat (IbM) bekerjasama dengan Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri desa Silado kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas dalam pengembangan Pemijahan Ikan Gurami (Osphronemus gourami lac) sistem air hijau atau Green Water System (GWS). Tim pelaksana kegiatan IbM tersebut dipimpin oleh Dr. Ade Rusman, S.Pt., M.M. (dosen prodi Akuakultur Fakultas Pertanian dan Perikana UMP) dan dibantu oleh Purnomo M.Si.(penyuluh dinas perikanan kabupaten Purbalingga).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami mitra yaitu kegagalan dalam pembenihan ikan karena hasil pemijahan ikan yang memiliki kualitas rendah, dan penanganan kualitas air. Salah satu solusi untuk meminimalisir kegagalan usaha pembenihan ikan gurami adalah dengan menggunakan sistem air hijau atau green water system (GWS) dalam kegiatan budidaya, green water system merupakan metode budidaya ikan dengan teknologi air hijau yang dalam tekniknya dilakukan penambahan fitoplankton ke sistem budidaya guna menjaga kestabilan kualitas air. Penerapan Green Water System (GWS) dalam kegiatan budidaya dapat menjaga kestabilan kualitas air, sehingga kondisi air pada kolam baik dan proses budidaya ikan berjalan baik.
Kegiatan IbM ini adalah bentuk pengabdian pada masyarakat dosen UMP yang merupakan salah satu darma dari Catur Darma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian, pengabdian dan dakwah). Sumber dana kegiatan tersebut bersumber dana internal UMP melalui Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UMP.
Kegiatan IbM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri dalam usaha pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi sistem air hijau melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan, yaitu: pemilihan indukan gurami yang baik, manajemen kualitas air, manajemen pakan, manajemen kesehatan ikan, pemijahan ikan gurami, kewirausahaan, pemasaran.
Ketua Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri Bapak Teguh mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim IbM Prodi Akuakultur UMP yang telah membantu melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan serta pemberian bantuan kolam dan induk ikan gurami. Harapannya, semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota pokdakan. Kegiatan IbM ini juga melihatkan mahasisw sebagai bentuk implementasi pembelajaran di Prodi Akuakultur UMP. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini ada 4 orang yaitu: Mafulia Anggi Rista, Febiana Lentarini dan Adhia Rafif Mua’afa. Kegiatan ini banyak memberikan manfaat pada mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan pengalamannya melalui praktek langsung di lapangan.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture7-1.jpg504596akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 04:29:532025-03-05 06:39:56Program Studi (Prodi) Akuakultur UMP Bekerjasama dengan Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri Desa Silodo Sumbang Banyumas Mengembangkan Pembenihan Ikan Gurami Sistem Air Hijau (SAH)
Dosen Akuakultur, Dewi Susylowati dan Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) lainnya tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Riset-Mu 2022 mengadakan kegiatan pelatihan inovasi sambal nusantara berbahan dasar ikan. Tim tersebut diketuai oleh Itsna Nurrahma Mildaeni, M.A. dari Fakultas Psikologi dan anggotan lainnya adalah Eko Muharudin, S.S., M.Pd. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP dan Alfalisyado, S.E.Sy., M.E., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMP. Ketua Tim Pengmas Riset-Mu, Itsna Nurrahma Mildaeni, S. E. I., M. A., mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendayagunakan perempuan untuk melakukan wirausaha kuliner berbasis olahan ikan laut
Sosialisasi Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan
Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Kelurahan Cilacap, Cilacap Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh kader Aisyiyah dan kader PKK setempat. Riset yang bertajuk Pemberdayaan Kader Aisyiyah dan Kader PKK Kelurahan Cilacap untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Nelayan dengan Inovasi Produk Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan itu dilakukan oleh tim dosen UMP. . “Kegiatan ini kami lakukan mengingat daerah Cilacap Selatan merupakan sentra perikanan” katanya saat ditemui di Purwokerto, Senin (6/3/2023). Dijelaskan tujuan produk riset diantaranya meningkatkan motivasi kewirausahaan , memberikan ketrampilan untuk memproduksi makanan olahan berbahan dasar ikan, dan memberi pengetahuan tentang pengemasan serta pemasaran produk olahan ikan.
Praktek Pembuatan Sambel Didampingi oleh Instruktur Tersertifikasi Nasional
“Proses Riset ini terdiri dari dua tahap pelatihan yang dilanjutkan pendampingan.Tahap pertama, pelatihan produksi sambal nusantara dan tahap kedua, motivasi kewirausahaan berbasis sumber daya alam,” ungkapnya. Pihak Kelurahan Cilacap Selatan berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan motivasi berwirausaha untuk mendongkrak pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Praktek Packaging untuk Materi Pemasaran
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/20221218_115852.png11522560akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 03:57:392025-03-05 06:25:04Dosen Akuakultur dan Beberapa Dosen di UMP Membuat Inovasi Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan
Program Studi Akuakultur UMP berhasil memperoleh hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun anggaran 2022 untuk mengembangkan pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi bioflok di Desa Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Tim pelaksana kegiatan PkM Program Studi Akuakultur UMP dipimpin oleh Suwarsito, S.Pi.,M.Si dan dibantu oleh dua dosen Prodi Akuakultur, yaitu Dr. Dini Siswani Mulia, S.Pi.,M.Si dan Hindayati Mustafidah, S.Si.,M.Kom.
Tim Pengabdian, Mahasiswa dan Mitra
Kegiatan PkM ini merupakan bentuk deseminasi hasil penelitian ketua pelaksana yang diterapkan kepada masyarakat. Mitra kegiatan PkM Program Studi Akuakultur UMP adalah kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Bangkit yang berlokasi di Desa Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan PkM ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Mina Bangkit dalam usaha pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi bioflok melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan, yaitu pemijahan induk ikan gurami, pembenihan ikan gurami sistem bioflok, manajemen kesehatan ikan, manajemen kualitas air, budidaya pakan alami Spirullina, peningkatan imunitas benih ikan gurami berbahan baku herbal, kewirausahaan dan pemasaran usaha berbasis Web.
Monitoring Kegiatan Bioflok Monitoring Kegiatan Bioflok Monitoring Kegiatan Bioflok
Ketua Pokdakan Mina Bangkit, Bapak Iskandar mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Prodi Akuakultur UMP yang telah membantu kelompoknya melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan serta pemberian bantuan sarana pembenihan ikan gurami. Harapannya, semoga kegiatan yang dilakukan oleh Tim Prodi Akuakultur UMP dapat meningkatkan keberhasilan pembenihan ikan gurami di Desa Bukateja serta dapat meningkatkan pendapatan Pokdakan Mina Bangkit.
Benih Ikan Gurami yang Dihasilkan, sebelah kiri (ukuran 2 -3 cm) dan sebelah kanan (ukuran 5 -6 cm)
Kegiatan PkM ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bentuk implementasi pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Prodi Akuakultur UMP. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 4 orang, yaitu Tresia Dwi Putri Nesmita, Darma Atmaja, Shindid Nabil Arif, dan Defi Sefianingsih. Tentunya kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya melalui praktik langsung di lapangan. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh keuntungan berupa konversi sejumlah SKS mata kuliah di Program Studi Akuakultur UMP. Video kegiatan PkM selengkapnya dapat dilihat pada channel Youtube berikut: https://youtu.be/h-w99_2Z1ck
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture1.png393572akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 03:16:442025-03-05 06:39:51Program Studi Akuakultur UMP Membantu Pokdakan Mina Bangkit Desa Bukateja Kabupaten Purbalingga dalam Mengembangkan Pembenihan Ikan Gurami Menggunakan Teknologi Bioflok
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture16.jpg802602akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 02:21:422023-03-08 02:33:31Pelatihan BUDIKDAMBER Bagi Anak Panti Asuhan Al Maaunn PCM Wangon.
Panti Asuhan Muhammadiyah Wangon adalah panti asuhan yang diresmikan pada tanggal 17 Maret 2013 oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah wangon. Pendirian Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon adalah salah satu betuk pengamalan ajaran agama Islam yang tercantum pada surat Al-Maa’un dan juga pengamalan da’wah KH. Ahmad Dahlan yang menyatakan pentingnya untuk memperhatikan dan menyantuni anak yatim, piatu, yatim piatu, fakir miskin dan anak-anak terlantar. Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon memiliki tujuan yaitu “Terangkatnya derajat kehidupan anak-anak yatim, piatu, yatim piatu dan terlantar sehingga menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, mandiri dan mampu menjadi manusia yang hidup secara wajar dalam masyarakat”. Tujuan tersebut dicapai melalui program-program pelayanan yang diberikan di Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon yaitu pelayanan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pelayanan sosial, perlindungan sosial dan pendidikan (Almaauunpcmwangon.or.id, 2018).
Program pelayanan pendidikan di Panti Asuhan Muhammadiyah Wangon salah satunya adalah memberikan bimbingan keterampilan kerja (pertukangan, elektro, menjahit, boga, kecantikan dan komputer) untuk mencapai tujuan mandiri dan mampu menjadi manusia yang hidup secara wajar dalam masyarakat. Melihat program bimbingan keterampilan kerja, belum ada bimbingan keterampilan yang dapat membuat anak-anak asuh Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon melakukan usaha dari segi pangan, khususnya budidaya ikan. Pengetahuan dan keterampilan cara budidaya ikan penting diajarkan untuk menumbuhkan jiwa usaha dan kemandirian anak-anak asuh tersebut. Selain itu, budidaya ikan juga dapat menjadi kompetensi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga yang berasal dari protein ikan. Kompetensi ini juga dapat mendukung program pemerintah untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan nasional.
Upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan perlu didukung dengan cara memberikan pelatihan tentang Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) kepada masyarakat melalui anak asuh Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon, sehingga masyarakat mampu untuk memelihara ikan untuk konsumsi pribadi bahkan sampai menjadi media usaha. Dosen program studi Akuakultur FPP UMP yaitu Ikhsan Pratama, S.Pi., M.Pi dan Muhammad Azharul Rijal, S.Pi., M.Si bersama denga mahasiswa Akuakultur yaitu Sukma Haryogi dan Adhia Rafif Mu’afa melakukan penyuluhan kepada anak-anak di panti asuhan. Penerapan CBIB berperan penting untuk memenuhi jaminan keamanan pangan produk hasil perikanan. Kesadaran dalam menerapkan CBIB masih sangat rendah dikarenakan pelaku budidaya belum memiliki pengetahuan, enggan/malas repot dan juga belum memiliki keuntungan yang tinggi. Dengan penyuluhan ini, diharapkan anak panti asuhan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran untuk menerapkan CBIB dalam budidaya ikan.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture8.jpg429571akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-07 03:39:422023-03-08 02:07:21Prodi Akuakultur Memberikan Penyuluhan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Panti Asuhan Al Maaun, Wangon-Banyumas