Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto yaitu Shindid Nabil Arif dan Defi Sefianingsih menjadi volunteer The Blue Green Action Part 2. Program tersebut merupakan aksi menanam pohon di sepanjang Pantai Pangandaran yang diinisasi oleh LSM Pandu Laut yang diketuai oleh Ibu Susi Pujiastuti.
Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto menjadi volunteer The Blue Green Action Part 2
Acara yang terselenggara pada tanggal 5 Maret 2023 tersebut menanam 608 bibit pohon butun yang akan mencegah abrasi di daerah pantai. Selain itu, juga melakukan aksi bersih-bersih pantai (beach clean up) yang berhasil mengumpulkan total sebanyak 469 Kg sampah anorganik. Aksi pada 5 Maret tersebut menambah luasan hijau pinggir pantai Pangandaran yang digawangi oleh Pandu Laut sebanyak2753 total bibit pohon butun
Kegiatan Menanam Pohon Tubun untuk Mencegah Abrasi
Kegiatan The Blue Green Action Part 2 diikuti oleh 175 total peserta dari beragam daerah seperti Bogor, Bekasi, Bandung, Lampung, Palembang, dan juga Bali. Semoga dengan aksi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran pohon bagi pantai dan laut kita untuk mencegah dampak perubahan iklim.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/12d85652-6e44-471b-b5cb-88c40d8b7bf1.jpeg9571280akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 13:05:472025-03-05 05:25:32Mahasiswa Akuakultur UM Purwokerto Menjadi Volunteer The Blue Green Action Part 2
Mahasiswa Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yaitu Defi Sefianingsih berhasil lolos seleksi secara nasional program Inisiasi Hizbul Wathan Bahari (IHWB) bersama Arif Maulana, Abdilah dan Afnan dari Fakultas Agama Islam (FAI), Mahasiswa lain yaitu Suci Nur Afifah dari Teknik Informatika dan Komputer(TIK), dan Mufti Hasan dari Pendidikan Geografi. Acara tersebut telah diselenggaraka pada September 2022-Februari 2023. Mahasiswa tersebut akan ikut dalam kegiatan lapangan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada bulan Februari 2023 yaitu berbagai kegiatan yang bersentuhan dengan bahari (laut) seperti kegiatan menyelam, konservasi, pemetaan dan juga pengolahan pangan.
Defi Sefianingsih, Mahasiswa Prodi Akuakultur yang Lolos Program Hizbul Wathan Bahari (IHWB)
Salah satu mentor kegiatan, Dr.rer.nat Anang Widhi Nirwansyah, M.Sc mendorong seluruh peserta untuk dapat mengoptimalkan pelatihan ini untuk meningkatkan skill kebaharian dalam mengantisipasi dinamika laut dan pesisir yang juga terdampak oleh fenomena perubahan iklim.
“Peserta dapat mengambil sikap dan aktif bergerak dalam upaya penurunan risiko bencana pesisir khususnya melalui kegiatan-kegiatan positif berbasis kepanduan baik di komunitas HW maupun masyarakat luas,” ungkapnya di Purwokerto, Selasa (10/1/2023).
Sementara itu, Koordinator Kegiatan sekaligus local partner PRIM Jenderal Sudirman Ir. Agus Djamil, M.Sc mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Muhammadiyah Deutschland e.V atau PCIM Jerman berhasil meloloskan program Inisiasi Hizbul Wathan Bahari (IHWB).
Perwakilan UM Purwokerto yang Lolos Program Hizbul Wathan Bahari (IHWB)
Menurutnya, sebagai bagian dari pengembangan kepanduan Muhammadiyah, Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah tengah berhasil melebarkan sayapnya melalui Kerjasama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau lebih dikenal dengan GIZ pada program Green Diaspora Innovation tahun 2022.
“Kegiatan ini saat ini dalam pelatihan online yang wajib diikuti sebagai bekal dalam pembentukan HWB (red. Hizbul Wathan Bahari) di masing-masing kabilahnya,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kegiatan ini peserta akan mengembangkan keterampilan kepanduan bahari dan juga mengembangkan program melalui aplikasi Android yang saat ini sedang dikembangkan.
“Sebagai negara maritim, HWB (Sea-Scout) sangat penting diselenggarakan sebagai upaya capacity building potensi kebaharian melalui generasi muda,” ungkapnya
Beberapa Kegiatan Program Hizbul Wathan Bahari (IHWB)
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/4f149b69-7074-46f8-85e2-7efd25b52bac.jpeg8381600akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 12:44:292025-03-05 06:23:16Mahasiswa Prodi Akuakultur Mengikuti Program Inisiasi Hizbul Wathan Bahari (IHWB) Kerjasama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH
Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuakultur berhasil mengadakan kegiatan Aqua Event Tingkat Nasional Tahun 2023. Aqua Event ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan Dies Natalis Program Studi Akuakultur FPP UMP. Dalam Aqua Event ini merupakan rangkaian perlombaan yang diikuti oleh siswa SMA/K MA sederajat. Terdapat tiga jenis perlombaan yang dilombakan yaitu : Olimpiade Perikanan, Videografi dan Fotografi, dengan menyusung Tema : “Potensi Perikanan di Era 5.0”
Sambutan-sambutan: Kiri (Kaprodi Akuakultur), Tengah (Ketua Panitia Aqua Event), dan Kanan (Dekan Fakultas Pertanian dan Perikanan UM Purwokerto)
Pelaksaan Aqua Event ini dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 17 Februari 2023. Pelaksanaan Aqua Event diselenggarakan secara daring. Pelaksanaan lomba ini dilakukan di Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Aqua Event ini diikuti oleh 13 sekolah SMA, SMK, MA sederajat yang tersebar dalam 4 provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 42 total peserta yang mengikuti Aqua Event yang terbagi menjadi 3 jenis lomba. Pada Lomba Olimpiade Perikanan Juara 1, 2 dan 3 diperoleh dari SMK Bawang Banjarnegara, SMK Kendal Jawa Tengah, SMK N Pacitan Jawa Timur. Kategori videografi Juara 1, 2, dan 3 diperoleh dari SMK Bukateja Purbalingga, SMK Ciasem Jawa Barat, SMA 4 Purwokerto. Kategori fotografi Juara 1, 2, dan 3 diperoleh dari SMK Pacitan, SMK Bukateja Purbalingga dan SMK Ciasem Jawa Barat. Total hadiah pada Aqua Event kali ini berjumlah 5 juta rupiah.
Peserta dan dewan juri Aqua Event
Aqua Event ini dilaksanakan untuk mengembangkan wawasan generasi milenial khususnya siswa SMA/SMK/MA sederajat di bidang perikanan serta memperkenalkan dunia akuakultur kepada mereka. Sehingga diharapkan perikanan di Indonesia akan lebih maju dan meningkatkan perekonomian dengan inovasi-inovasi yang dimiliki oleh generasi milenial dalam sektor perikanan.
Aqua Event ini berjalan dengan lancar dan peserta mengikuti seluruh rangkaian acara yang telah diselenggarakan oleh panitia, harapan kedepan acara ini terus berlanjut sebagai acara tahunan Program Studi Akuakultur dengan lomba yang lebih banyak dan tentunya jumlah peserta yang lebih banyak juga.
Paniti Aqua Event (mahasiswa semester 1 & 3 Prodi Akuakultur) bersama Kaprodi Akuakultur dan Dekan FPP UM Purwokerto
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture14-1.jpg7761379akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 12:24:512025-03-05 06:23:07Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuakultur Berhasil Menyelenggarakan Aqua Event Nasional Tahun 2023
Selama ini masalah utama dalam budidaya adalah adanya infeksi penyakit serta menurunnya kualitas air budidaya. Akibatnya pembudidaya merugi dan hal ini bisa menurunkan semangat dalam melakukan budidaya. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian menggunakan sistim bioflok dan penambahan suplemen dilakukan dan kemudian hasil riset dilanjutkan dengan kegiatan Pengabdian (IbM).
Sistim bioflok untuk budidaya ikan sudah cukup lama dikenal, namun belum semua pembudidaya mempraktekkannya. Untuk menyebarluaskan sistem atau teknologi bioflok dalam budidaya ikan maka riset terus dilakukan. Hasil riset selanjutnya digunakan untuk pengabdian sebagai kegiatan hilirisasi hasil riset baik di sekolah (IbS) maupun di masyarakat (IbM). Kegiatan IbS telah dilakukan di Madrasah Aliyah (MA) Miftahussalam Banyumas sebagai kegiatas ekstrakurikuler. Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang antusias dari Kepala MA Miftahusalam, yaitu Bapak Drs. Nur Abdullah dan pengasuh kegiatan lapangan Ibu Dini S.Pi. Kegiatan IbS diawali dengan sosialisasi kepada siswa, dilanjutkan dengan praktek pembuatan kolam bundar dan pemeliharaan ikan.
Kiri: Sosialisasi kegiatan IbS budidaya ikan sistim bioflok oleh dosen Akuakultur UMP dan Kanan: Sosialisasi kegiatan IbS budidaya ikan sistim bioflok oleh praktisi Unit Pengelola Teknis Budidaya (UPTD) Kutasari Purbalingga
Pada kegiatan praktek, siswa-siswi kelas 11 membuat kolam bundar secara bersama-sama yang didampingi oleh dosen Akuakultur UMP yaitu Sdr. M. Ahzarul Rijal S.Pi., M.Si dan Purnomo S.Pi., M.Si dari UPTD Purbalingga. Sekam disebar pada lantai secara merata dengan menyesuaikan ukuran diameter kolam
Para siswa antusias mempersiapkan sekam untuk dasar kolam bioflok
Setelah sekam selesai disebar pada lantai, kemudian kerangka kolam bulat dibawa untuk ditempatkan diatas sekam (Gambar 4). Setelah terpasang diatas sekam, terpal dirapikan supaya tidak longgar atau terlalu ketat supaya kuat dalam menampung volume air. Pemasangan terpal yang tepat menunjukkan terpal tepat bersandar secara kuat pada masing-masing kawat kerangka. Setelah kolam bulat terpasang dengan baik diatas sekam, kemudian pralon penyaring dan pembuangan air dipasang. Selanjutnya ditambahkan perlengkapan untuk sandaran plastik aerasi dan lainya, kemudian dicoba dengan pengisian air untuk mengetahui adanya kebocoran atau tidak. Kolam bulat yang sudah siap beserta kelengkapanya siap digunakan yang diawali dengan pengisian air.
Kiri: Siswa mengangkat kerangka kolam yang sudah ada terpalnya; Kanan: Pemasangan pralon untuk penyaringan dan pembuangan dasar kolam
Pengisian air pada kolam bioflok berbarengan dengan persiapan untuk media bioflok seperti probiotik EM4, molase dan aerasi yang sudah siap. Setelah preparasi selesai, aerasi dihidupkan secara maksimal, kemudian dibiarkan 7-10 hari sambil diamati pembentukan floknya. Setelah terbentuk flok dan warna air menunjukkan pembentukan media flok yang optimal, selanjutnya dilakukan penebaran benih ikan.
Kiri: Siswa sedang mengisi air kolam bioflok; Kanan: Preparasi untuk media air bioflok oleh siswa dengan bimbingan dosen UMP M. Azharul Rijal, S.Pi., M.Si
Hasil pengamatan menunjukkan, pada hari ke-9 flok sudah terbentuk namun belum optimal. Oleh karena itu penebaran benih gurami tidak dilakukan pada hari ke-9 namun diundur. Setelah media air bioflok optimal baru kemudian dilakukan penebaran benih dengan ukuran 6-8 cm dan diberi pakan pellet ukuran LP1. Selama pemeliharaan benih gurami, siswa memberi pakan 2x dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Siswa juga mengukur pertumbuhan ikan dengan cara menimbang berat dan mengukur pertambahan panjang serta mengamati tingkah laku, respon terhadap pakan dan gerakannya. Hilirisasi IbS ini didanai oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto melalui LPPM.
Penebaran benih gurami pada kolam bioflok
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture8-1.png239530akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 12:09:472025-03-05 06:39:42HILIRISASI BUDIDAYA SISTIM BIOFLOK DI MADRASAH ALIYAH MIFTAHUSSALAM BANYUMAS OLEH DOSEN PROGRAM STUDI AKUAKULTUR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
Pengabdian masyarakat yang diketuai oleh dosen Akuakultur, Dewi Susylowati, S.Pi., M.Si dan beranggotakan dosen Agroteknologi, Dr. Oetami Hajoedwiningtijas; dosen Agribisnis Pujiati Utami, S.P., M.P,, Dr. Pujiharto, S.P., M.P, Siti Zulaehah, S.Si., M.Eng dari Fakultas Teknik, dan Retno Sulistyowati, S.Pd, STr.Ak, M.Kes bekerja sama dengan PD NA Banyumas. Kegiatan diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan rutin triwulan PD NA Banyumas yang dihadiri oleh Pengurus-Pengurus Cabang NA dan Ranting Se-Banyumas. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Akuakultur, Defi Sefianingsih yaitu sebagai upaya untuk melatih kepekaan sosial dan lebih terlibat ke dalam kegiatan-kegiatan community engagement.
Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini disambut dengan baik oleh pengurus PD NA Banyumas. Penyiapan generasi unggul untuk pembangunan manusia Indonesia berawal dari keluarga muda. Disinilah peran Nasyiatul ‘Aisyiyah yang memang ladang garap dakwahnya adalah para muslimah muda yaitu mengedukasi peer group dengan edible landcaping sehingga dapat melakukan tindakan preventif permasalahan gizi di Indonesia. Antusiasme peserta yang berjumlah lebih dari 70 orang terlihat dari keaktifan berdiskusi dan tanya jawab dengan pemateri dari dosen-dosen UMP.
Edible landscaping merupakan perencanaan lanskap dengan memingkatkan nilai keindahan (estetik) sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta fungsi ekologi, sosial dan ekonomi lainnya. Edible landscaping memanfaatkan lahan yang terbatas secara efektif dan efisien. Kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan perumahan sangat berhubungan dengan status gizi baik itu dari sumber nabati maupun hewani utamanya ikan.
Sebagai upaya agar apa yang telah disosialisasikan tidak hanya sekedar menambah informasi dan pengetahuan serta tidak berhenti dalam kegiatan diskusi, tim Pengabdian Masyarakat melakukan tindak lanjut kegiatan dengan melombakan setiap Pengurus Cabang membuat edible landscaping dari bibit yang telah dibagikan untuk setiap yang hadir sosialisasi. Tiga terbaik dari hasil perlombaan akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dan menjadi pilot project pengembangan edible landscaping yang dapat membantu ekonomi keluarga dengan program-program selanjutnya seperti pengolahan hasil dan pemasaran produk skla rumah tangga.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/247784d1-581b-4d8a-83d2-aa6df634920e.jpeg7201600akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 05:15:052025-03-05 06:04:39Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Edible Landscaping untuk Kemandirian Ketahanan Pangan Bagi Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas Hasil Kolaborasi Dosen Prodi Akuakultur dengan Dosen UMP Lainnya.
Pada hari Sabtu, 11 Februari 2023, Prodi Akuakultur UMP telah melaksanakan kegiatan Ilmu Pengetahuan bagi Masyarakat (IbM) bekerjasama dengan Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri desa Silado kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas dalam pengembangan Pemijahan Ikan Gurami (Osphronemus gourami lac) sistem air hijau atau Green Water System (GWS). Tim pelaksana kegiatan IbM tersebut dipimpin oleh Dr. Ade Rusman, S.Pt., M.M. (dosen prodi Akuakultur Fakultas Pertanian dan Perikana UMP) dan dibantu oleh Purnomo M.Si.(penyuluh dinas perikanan kabupaten Purbalingga).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami mitra yaitu kegagalan dalam pembenihan ikan karena hasil pemijahan ikan yang memiliki kualitas rendah, dan penanganan kualitas air. Salah satu solusi untuk meminimalisir kegagalan usaha pembenihan ikan gurami adalah dengan menggunakan sistem air hijau atau green water system (GWS) dalam kegiatan budidaya, green water system merupakan metode budidaya ikan dengan teknologi air hijau yang dalam tekniknya dilakukan penambahan fitoplankton ke sistem budidaya guna menjaga kestabilan kualitas air. Penerapan Green Water System (GWS) dalam kegiatan budidaya dapat menjaga kestabilan kualitas air, sehingga kondisi air pada kolam baik dan proses budidaya ikan berjalan baik.
Kegiatan IbM ini adalah bentuk pengabdian pada masyarakat dosen UMP yang merupakan salah satu darma dari Catur Darma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian, pengabdian dan dakwah). Sumber dana kegiatan tersebut bersumber dana internal UMP melalui Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UMP.
Kegiatan IbM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri dalam usaha pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi sistem air hijau melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan, yaitu: pemilihan indukan gurami yang baik, manajemen kualitas air, manajemen pakan, manajemen kesehatan ikan, pemijahan ikan gurami, kewirausahaan, pemasaran.
Ketua Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri Bapak Teguh mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim IbM Prodi Akuakultur UMP yang telah membantu melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan serta pemberian bantuan kolam dan induk ikan gurami. Harapannya, semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota pokdakan. Kegiatan IbM ini juga melihatkan mahasisw sebagai bentuk implementasi pembelajaran di Prodi Akuakultur UMP. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini ada 4 orang yaitu: Mafulia Anggi Rista, Febiana Lentarini dan Adhia Rafif Mua’afa. Kegiatan ini banyak memberikan manfaat pada mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan pengalamannya melalui praktek langsung di lapangan.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture7-1.jpg504596akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 04:29:532025-03-05 06:39:56Program Studi (Prodi) Akuakultur UMP Bekerjasama dengan Pokdakan Sarekat Berkah Mandiri Desa Silodo Sumbang Banyumas Mengembangkan Pembenihan Ikan Gurami Sistem Air Hijau (SAH)
Dosen Akuakultur, Dewi Susylowati dan Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) lainnya tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Riset-Mu 2022 mengadakan kegiatan pelatihan inovasi sambal nusantara berbahan dasar ikan. Tim tersebut diketuai oleh Itsna Nurrahma Mildaeni, M.A. dari Fakultas Psikologi dan anggotan lainnya adalah Eko Muharudin, S.S., M.Pd. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP dan Alfalisyado, S.E.Sy., M.E., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMP. Ketua Tim Pengmas Riset-Mu, Itsna Nurrahma Mildaeni, S. E. I., M. A., mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendayagunakan perempuan untuk melakukan wirausaha kuliner berbasis olahan ikan laut
Sosialisasi Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan
Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Kelurahan Cilacap, Cilacap Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh kader Aisyiyah dan kader PKK setempat. Riset yang bertajuk Pemberdayaan Kader Aisyiyah dan Kader PKK Kelurahan Cilacap untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Nelayan dengan Inovasi Produk Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan itu dilakukan oleh tim dosen UMP. . “Kegiatan ini kami lakukan mengingat daerah Cilacap Selatan merupakan sentra perikanan” katanya saat ditemui di Purwokerto, Senin (6/3/2023). Dijelaskan tujuan produk riset diantaranya meningkatkan motivasi kewirausahaan , memberikan ketrampilan untuk memproduksi makanan olahan berbahan dasar ikan, dan memberi pengetahuan tentang pengemasan serta pemasaran produk olahan ikan.
Praktek Pembuatan Sambel Didampingi oleh Instruktur Tersertifikasi Nasional
“Proses Riset ini terdiri dari dua tahap pelatihan yang dilanjutkan pendampingan.Tahap pertama, pelatihan produksi sambal nusantara dan tahap kedua, motivasi kewirausahaan berbasis sumber daya alam,” ungkapnya. Pihak Kelurahan Cilacap Selatan berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan motivasi berwirausaha untuk mendongkrak pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Praktek Packaging untuk Materi Pemasaran
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/20221218_115852.png11522560akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 03:57:392025-03-05 06:25:04Dosen Akuakultur dan Beberapa Dosen di UMP Membuat Inovasi Sambal Nusantara Berbahan Dasar Ikan
Program Studi Akuakultur UMP berhasil memperoleh hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun anggaran 2022 untuk mengembangkan pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi bioflok di Desa Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Tim pelaksana kegiatan PkM Program Studi Akuakultur UMP dipimpin oleh Suwarsito, S.Pi.,M.Si dan dibantu oleh dua dosen Prodi Akuakultur, yaitu Dr. Dini Siswani Mulia, S.Pi.,M.Si dan Hindayati Mustafidah, S.Si.,M.Kom.
Tim Pengabdian, Mahasiswa dan Mitra
Kegiatan PkM ini merupakan bentuk deseminasi hasil penelitian ketua pelaksana yang diterapkan kepada masyarakat. Mitra kegiatan PkM Program Studi Akuakultur UMP adalah kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Bangkit yang berlokasi di Desa Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan PkM ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Mina Bangkit dalam usaha pembenihan ikan gurami menggunakan teknologi bioflok melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan, yaitu pemijahan induk ikan gurami, pembenihan ikan gurami sistem bioflok, manajemen kesehatan ikan, manajemen kualitas air, budidaya pakan alami Spirullina, peningkatan imunitas benih ikan gurami berbahan baku herbal, kewirausahaan dan pemasaran usaha berbasis Web.
Monitoring Kegiatan Bioflok Monitoring Kegiatan Bioflok Monitoring Kegiatan Bioflok
Ketua Pokdakan Mina Bangkit, Bapak Iskandar mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Prodi Akuakultur UMP yang telah membantu kelompoknya melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan serta pemberian bantuan sarana pembenihan ikan gurami. Harapannya, semoga kegiatan yang dilakukan oleh Tim Prodi Akuakultur UMP dapat meningkatkan keberhasilan pembenihan ikan gurami di Desa Bukateja serta dapat meningkatkan pendapatan Pokdakan Mina Bangkit.
Benih Ikan Gurami yang Dihasilkan, sebelah kiri (ukuran 2 -3 cm) dan sebelah kanan (ukuran 5 -6 cm)
Kegiatan PkM ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bentuk implementasi pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Prodi Akuakultur UMP. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 4 orang, yaitu Tresia Dwi Putri Nesmita, Darma Atmaja, Shindid Nabil Arif, dan Defi Sefianingsih. Tentunya kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya melalui praktik langsung di lapangan. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh keuntungan berupa konversi sejumlah SKS mata kuliah di Program Studi Akuakultur UMP. Video kegiatan PkM selengkapnya dapat dilihat pada channel Youtube berikut: https://youtu.be/h-w99_2Z1ck
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture1.png393572akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 03:16:442025-03-05 06:39:51Program Studi Akuakultur UMP Membantu Pokdakan Mina Bangkit Desa Bukateja Kabupaten Purbalingga dalam Mengembangkan Pembenihan Ikan Gurami Menggunakan Teknologi Bioflok
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture16.jpg802602akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-08 02:21:422023-03-08 02:33:31Pelatihan BUDIKDAMBER Bagi Anak Panti Asuhan Al Maaunn PCM Wangon.
Panti Asuhan Muhammadiyah Wangon adalah panti asuhan yang diresmikan pada tanggal 17 Maret 2013 oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah wangon. Pendirian Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon adalah salah satu betuk pengamalan ajaran agama Islam yang tercantum pada surat Al-Maa’un dan juga pengamalan da’wah KH. Ahmad Dahlan yang menyatakan pentingnya untuk memperhatikan dan menyantuni anak yatim, piatu, yatim piatu, fakir miskin dan anak-anak terlantar. Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon memiliki tujuan yaitu “Terangkatnya derajat kehidupan anak-anak yatim, piatu, yatim piatu dan terlantar sehingga menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, mandiri dan mampu menjadi manusia yang hidup secara wajar dalam masyarakat”. Tujuan tersebut dicapai melalui program-program pelayanan yang diberikan di Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon yaitu pelayanan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pelayanan sosial, perlindungan sosial dan pendidikan (Almaauunpcmwangon.or.id, 2018).
Program pelayanan pendidikan di Panti Asuhan Muhammadiyah Wangon salah satunya adalah memberikan bimbingan keterampilan kerja (pertukangan, elektro, menjahit, boga, kecantikan dan komputer) untuk mencapai tujuan mandiri dan mampu menjadi manusia yang hidup secara wajar dalam masyarakat. Melihat program bimbingan keterampilan kerja, belum ada bimbingan keterampilan yang dapat membuat anak-anak asuh Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon melakukan usaha dari segi pangan, khususnya budidaya ikan. Pengetahuan dan keterampilan cara budidaya ikan penting diajarkan untuk menumbuhkan jiwa usaha dan kemandirian anak-anak asuh tersebut. Selain itu, budidaya ikan juga dapat menjadi kompetensi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga yang berasal dari protein ikan. Kompetensi ini juga dapat mendukung program pemerintah untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan nasional.
Upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan perlu didukung dengan cara memberikan pelatihan tentang Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) kepada masyarakat melalui anak asuh Panti Asuhan Muahammadiyah Wangon, sehingga masyarakat mampu untuk memelihara ikan untuk konsumsi pribadi bahkan sampai menjadi media usaha. Dosen program studi Akuakultur FPP UMP yaitu Ikhsan Pratama, S.Pi., M.Pi dan Muhammad Azharul Rijal, S.Pi., M.Si bersama denga mahasiswa Akuakultur yaitu Sukma Haryogi dan Adhia Rafif Mu’afa melakukan penyuluhan kepada anak-anak di panti asuhan. Penerapan CBIB berperan penting untuk memenuhi jaminan keamanan pangan produk hasil perikanan. Kesadaran dalam menerapkan CBIB masih sangat rendah dikarenakan pelaku budidaya belum memiliki pengetahuan, enggan/malas repot dan juga belum memiliki keuntungan yang tinggi. Dengan penyuluhan ini, diharapkan anak panti asuhan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran untuk menerapkan CBIB dalam budidaya ikan.
https://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/Picture8.jpg429571akuakulturhttp://akuakultur.ump.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuakultur1-300x138.pngakuakultur2023-03-07 03:39:422023-03-08 02:07:21Prodi Akuakultur Memberikan Penyuluhan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Panti Asuhan Al Maaun, Wangon-Banyumas